Beragam Restoran Tertua di Dunia

No2lisbon.net – Tidak hanya bangunan bersejarah saja lho yang memiliki usia ribuan tahun dan meninggalkan jejak sejarah kehidupan. Restoran-restoran dari berbagai penjuru dunia ini, memiliki usia ratusan bahkan ribuan tahun lho. Dan yang membuat kagum, restoran-restoran ini masih berjaya hingga sekarang dengan pelayanan luar biasa, jenis menu makanan yang lezat, dan paling menarik ialah interior restoran yang menyerupai ruang makan istana. Memberikan pengalaman yang tak terlupakan seumur hidup. Penasaran? Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beragam restoran tertua di dunia :

1. Tavares Rico, Portugal
Berada di kota Lisbon, restoran Tavares Rico berdiri sejak tahun 1784. Selain menjadi restoran tertua di dunia, Tavares Rico dijadikan pula sebagai landmark di Portugal. Nuansa emas, lampu gantung, dan dinding yang dihiasi dengan cermin Venesia, membuat tema klasik yang ditunjukkan oleh restoran ini semakin mengesankan.

Buka pada pukul 19.00-21.30, Tavares Rico menyajikan menu olahan daging dan seafood. Meskipun interior ruangan terbilang mewah, restoran ini masih menawarkan menu tradisional seperti olahan ikan kod asin yang biasa disebut dengan Bacalhau, dan Sopa de Cebola, sup bawang. Untuk menikmati kelezatan makanan di sini, para pengunjung dapat mengeluarkan biaya 110 euro atau sekitar 1,9 juta rupiah untuk dua orang.

2. Wierzynek Restaurant, Polandia
Dibuka pada tahun 1364, restoran yang bertempat di lantai empat ini, pernah digunakan sebagai tempat perayaan pernikahan oleh Raja Casmir III. Terletak di kota Krakow, restoran memiliki delapan ruangan yang masing-masing ruang dihiasi dengan lukisan, ukiran perak pada dinding, lantai yang dilapisi dengan permadani, hingga terdapat satu ruangan yang memajang berbagai jenis jam dinding kuno.

Restoran layaknya ruang makan istana ini, buka pada pukul 13.00-23.00 setiap harinya. Venison Saddle, salah satu steak berbahan dari daging rusa yang menjadi hidangan utama sekaligus paling diincar oleh pengunjung. Makin sempurna lagi jika, rangkaian makanan ditutup dengan menikmati manisnya Honey-caramelized Porcini Mushroom Ice Cream, es krim coklat yang dicampur dengan jamur porcini, dan ditaburi kacang tonka. Menikmati kelezatan makanan berdua dengan pasangan, cukup merogoh kocek 250 zloty, setara dengan satu juta rupiah per orang.

3. La Tour d’Argent, Perancis
Nuansa klasik yang bertemu dengan keindahan pemandangan Katedral Notre Dame, dan aliran Sungai Seine, menambah keromantisan bersama pasangan ketika berkunjung ke restoran ini. Berada di kota Paris, La Tour d’Argent mengklaim jika restoran sudah berdiri sejak tahun 1582. Restoran hanya buka dari hari selasa hingga sabtu, dengan dua pembagian waktu yang dimulai pukul 12.00-14.00 untuk jam pertama, dan buka kembali lagi pada pukul 19.00-21.00.

Terkenal dengan olahan bebek, La Tour d’Argent mengandalkan Duck Foie Gras sebagai hidangan utama khas Perancis. Terbuat dari hati bebek yang telah digemukkan dengan cara diberi makanan jagung, setelah itu diolah menjadi steak. Rata-rata harga makanan di restoran ini berkisar 41 euro, atau sekitar 700 ribu rupiah. Pernah mendapatkan penghargaan atas minuman wine terbaik, ternyata La Tour d’Argent juga menginsipirasi film animasi Ratatouille.

Baca Juga : Kota dengan Karya Graffiti Terbaik di Dunia

4. Stiftskeller St.Peter, Austria
Restoran yang mulai beroperasional pada pukul 11.30-01.00 ini, terletak di kota Salzburg. Menawarkan hidangan kontemporer dari bahan-bahan berkualitas, Stiftskeller St.Peter sudah berdiri sejak 1.200 tahun lalu, mengajak pengunjung untuk bernostalgia dengan menyantap hidangan khas Austria yaitu Chanterelles à la Crème, sup krim jamur.

Courtyard and lounge, salah satu ruangan di Stiftskeller St.Peter yang paling ramai dikunjungi karena interior ruangan ini seperti ruang makan pada kastil tua. Dan di beberapa sudut ruangan terdapat pajangan berupa hiasan kayu kepala rusa. Kisaran harga untuk makan di salah satu restoran tertua ini, sekitar 21 euro atau sekitar 300 ribu rupiah per menunya.

5. Yar Restaurant, Russia
Deretan penulis terkenal di Russia seperti Pushkin, Tolstoy, Chekhov, dan Maxim Gorky, ialah tamu langganan yang sering berkunjung ke restoran yang telah ada sejak abad ke-19. Pernah mengalami kehancuran akibat perang, restoran ini direnovasi kembali di tahun 1909. Berada di jantung kota Moscow, Yar buka setiap hari dari pukul 12.00-24.00. Menampakan kemewahan ruangan dengan desain interior Kekaisaran Rusia, restoran juga menyuguhkan hiburan berupa pertunjukan musik dan tarian.

Dengan rata-rata harga yang dimulai dari 600 ribu hingga satu juta rupiah, pengunjung dapat menikmati sajian masakan Rusia dengan hidangan pembuka seperti Boiled Tounge, lidah sapi rebus yang diiris tipis dengan tambahan mayones. Lanjut ke menu utama, Sturgeon in Moscow, ikan sturgeon goreng dengan ditaburi bawang dan jamur di atasnya, tak lupa kentang goreng dicincang, dan diletakkan sekitar ikan.